...... Ketika cinta tak memilih jenis kelamin,
cintapun menjadi terlarang....
Pada postingan saya kemarin, saya belum menceritakan sepenuhnya apaa yang saya alami, kali ini saya akan menceritakan beberapa hal yang sangat menjadi hal pribadi saya yang sangat lama saya simpan....
When We Start......
Siang itu aku ada acara di luar kota, dan waktu makan siang pun tiba. makan siang itupun tampak seperti makan siang yang biasa tiada hal yang spesial dari lauk pauk. HP saya pun berdering seketika menhentikan suapan nasi ke mulut saya.
Dari saiapa yah ? Nomor baru.. Gumamku dalam Hati
Tampa berpikir panjang sayapun menjawab telfon tersebut. dan Kata Halo pun terdengar dari seberang sana...
Halo.... dengan Dek Dimas Jaya ? dengan suara yang berwiba dari sebrang sana
Iya dengan saya sendiri ! Jawab seadanya...
Lagi sibuk dek ?
Tidak Pak ! maaf, ini dengan siapa ? tanyaku curiga
Maaf, maaf saya gak langsung perkenalkan diri. nama saya Budi (samaran) saya dari surabaya
Pak budi salam kenal ! Jawa ku sekenanya....
adek lagi di makassar ?
saya lagi di luar kota pak ! sahutku datar
aku akan ke makassar beberapa hari lagi, bisa gak kita ketemu ? pertayaanya seperti penuh harap
oke telfon saja pak kalau sudah di makassar...
percakapan kami pun berjalan membahas banyak hal dan tidak terasa saya menhentikan makan siangku, karna percakapan itu. banyak hal yang kita bahas. mulai dari nama daerah, politik, keuwangan, pendidikan, dan masih banyak lagi.... tak terasa 30 menit berlalu
Dek, maaf ya saya ada kerjaan..! kapan-kapan kita sambung yah. sahutnya terburu-buru
oh iya pak, monggo, .. ! sahutku sekenanya...
kapan-kapan kita sambungnya... !
tuuuuttttttttttttttttttttt......................... ! telfon ditutup
Bersambung.....................
No comments:
Post a Comment